Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Sangat Membantu Sekali Dalam Merencanakan Masa Depan Keluarga

Jaminan Hari Tua BPJS. Pertama kali di daftarkan BPJS Ketenagakerjaan itu tahun 2010 oleh perusahaan tempat saya bekerja waktu itu. Sebelum di daftarkan BPJS Ketenagakerjaan oleh perusahaan, pihak perusahaan mengontek dulu tiap karyawan bahwa akan di daftarkan BPJS Ketenagakerjaan maka gaji perbulan kita akan di potong 2 % dan dari perusahaan mereka membayar 3.7%. Sontak saja bagi saya dan teman- teman yang gajihnya paspasan pada saat itu sangat memberatkan, karena berpikiran buat apa toh kami dalam bekerja kalau sakit dan kecelakaan di bayar pakai uang sendiri!! pikiran pada waktu itu memang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Karena pada waktu itu memang masih muda dan belum punya beban tanggungan.

Beruntung pihak perusahaan waktu itu memberikan informasi yang sangat gamlang Jaminan Hari Tua BPJS juga tentang kegunaan BPJS Ketenagakerjaan, diantara yang di terangkan oleh pihak perusahaan adalah tentang “Jaminan Hari Tua” dan “Jaminan Pensiun“. Manfaat dari kedua program tersebut sangat menarik sekali. Dimana untuk Jaminan Hari Tua kita bisa mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan apabila memasuki usia sudah tidak produktif, begitu juga dengan Jaminan Pensiun setelah memasuki masa pensiun jaminan tersebut akan diberikan kepada peserta atau apabila sudah meninggal maka jaminan tersebut akan di berikan ke ahli warisnya. Dengan adanya penjelasan tersebut dari pihak perusahaan, akhirnya kita mau menerima pemotongan gaji tersebut. Karena kita merasa ada benarnya juga jaminan tersebut. Disamping untuk hari tua jaminan tersebut bisa juga untuk tambahan modal apabila kita mengajukan pensiun dini.

Program JHT Untuh Hari Tua

Selama usia produktif memang program ini tidak akan terasa manfaatnya, karena kita menerima upah tiap bulan dari gaji kita. Bahkan mungkin masih menggerutu ke teman teman sesama pekerja gede banget kita di potong gaji-nya tega bener perusahaan. Sempat ada pemikiran seperti itu atau mungkin semua karyawan berpikir seperti itu kalau masih usia produktif. Tapi mungkin beda lagi kalau sudah menginjak usia tidak produktif, program ini terasa sekali manfaatnya apalagi kalau masa kerja kita lebih dari 5 tahun. pasti jaminan hari tuanya dan jaminan pensiun akan banyak jumlahnya.

Ini terasa sekali oleh saya saat memutuskan untuk berhenti bekerja dari perusahaan tempat saya bekerja setelah hampir 9 tahun saya mengabdi di perusahaan tersebut. Saat mendaftarkan online di portal BPJS Ketenagakerjaan, saya bisa melihat jumlah jaminan yang saya dapat dari hasil di potong dari gaji tiap bulan tersebut. Baru terasa sekali manfaatnya, bisa untuk modal usaha atau melunasi cicilan yang kitapakai. Bahkan untuk melunasi utang juga bisa…hehehehe.

Bagaimana cara daftar JHT

 

Nah… saya akan menceritakan proses dari kita mendaftar sampai kita dapat jaminan JHT kita.

Saya termasuk orang yang mengambil JHT karena pengunduran dini. Bukan apa- apa, saya memang bercita- cita jadi wirausaha sebelum usai 50 tahun. Disamping itu juga saya ingin memiliki pasif income, jadi tidak menunggu tiap bulan kalau ingin uang hehehehe. Ok kita kembali ke topik awal dimana saya mengundurkan diri dulu dari perusahaan tempat saya bekerja, tentu dengan cara baik- baik dan mengikuti prosedur perusahaan apabila ingin mengundurkan diri. Setelah kita mengajukan surat pengunduran diri maka mintalah surat paklaring dari perusahaan tempat bekerja. Itu harus, karena itu menjadi salah satu syarat wajib dalam pencairan JHT. Seterusnya yaitu KTP sesuai tempat tinggal, Kartu Keluarga dan Rekening Bank. Nah Setelah syarat itu terpenuhi maka kita harus menanyakan kepihak perusahaan tempat kita bekerja apakah BPJS Ketenagakerjaan kita sudah dibayarkan seluruhnya sampai saat kita mengajukan pengunduran diri atau belum?? kalau sudah minta non aktifkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kita. Kalau belum ya untuk mempercepat klaim JHT kita sendiri yang ke pihak BPJS nya untuk menonaktifkan kepesertaan kita.

Dan alhamdulillah sekarang sudah bisa menerima JHT tersebut. Sangat membantu sekali program dari BPJS Ketenagakerjaan ini karena kita tidak menduga ternyata jaminan kita selama bekerja besar sekali. Rencana saya akan buat untuk modal usaha saya. Terimakasih BPJS Ketenagakerjaan, tidak lupa juga saya berterimakasih pada perusahaan yang dulu pernah saya bekerja. Semoga Bermanfaat

 

Baca Juga : Pemilihan Kepala Daerah Serentak Diseluruh Indonesia, Hari ini Tanggal 15/02/2017 Semoga Lancar dan Aman….Aamiin

6 thoughts on “Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Sangat Membantu Sekali Dalam Merencanakan Masa Depan Keluarga

  1. wow berani mengambil keputusan resign dari perusahaan, padahal dijaman sekarang ini banyak orang yang justru berebut mencari pekerjaan. Berat lho keluar dari zona nyaman, tapi jika berani melakukannya maka akan lebih cepat menuju sukses 🙂

    1. hehehe betul pak bayu….memang berat, tapi saya ingin banget usaha sendiri. Sekarang saya lagi mencoba jadi internet marketing….minta doanya aja..aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *