Berita Hoax Atau Fakta Dijaman Sekarang Sulit Membedakannya, Bagaimana Cara Menanganinya

Berita Hoax Atau Fakta

Berita Hoax atau Fakta dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi sangat booming sekali di INDONESIA. Berita Bohong atau hoax istilahnya populer sepengetahuan saya tahun 2012 dimana saat itu lagi musim pemilihan umum baik Pilpres atau Pileg.

Berita Hoax Atau Fakta berseliweran terutama di dunia online. Saat itu banyak sekali bermunculan portal atau situs web lahir secara serentak. Tujuannya bagaimana memenangkan kompetisi baik Pilpres atau Pileg jagoannya menang.

Ternyata dampak nya sangat besar sekali terhadap kehidupan sosial di masarakat Indonesia. Kenapa begitu? dengan adanya berita bohong yang tadinya teman bisa jadi musuh, yang tadinya tetanggaan bisa saling benci. Bahkan lebih parah lagi perceraian suami istri.

Berita hoax memang sangat merugikan sekali untuk kita semua. Karena dengan berita seperti itu kemunculannya sangat cepat sekali. Seperti kejadian di suatu daerah bisa sangat cepat beredar ke daerah lain dengan beberapa pemberitaan berbeda pada hal peristiwanya sama.

Cara Mengatasi Berita Hoax

Nah sebagai umat Muslim saya yakin juga di pemeluk agama lain pasti ada cara menanganinya. Kalau di Islam bagaimana cara menangani berita hoax tercantun dalam kitab suci Al Quran Q.S. al-Ĥujurāt/ 49: 6. Dimana di sana diterangkan bagaimana kita memilah- milah berita.

Baca Juga : Tempat Bermain Sambil Belajar di Kidzania Pacific Place Jakarta

يا أَيُّهَا الَّذينَ آمَنُوا إِنْ جاءَكُمْ فاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصيبُوا قَوْماً بِجَهالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلى‏ ما فَعَلْتُمْ نادِمينَ (6)

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Q.S. al-Ĥujurāt/ 49: 6).

Dalam ayat tersebut kita diharuskan mengecek dulu berita yang kita terima apakah benar atau berita bohong. Ngecek maksudnya kita harus membandingkan sumber berita tersebut dengan sumber berita lainnya dengan kasus yang sama.

Dan kita juga jangan buru- buru menyebarkan berita tersebut ke teman atau group WA, Instagram, Fb dan media sosial lainnya. Karena dampaknya sangat besar sekali. Contoh yang telah saya tulis di atas itu yang sangat negatif sekali.

Itu kira- kira analisis saya sebagai bloger, mudah- mudahan menjadi bahan renungan buat kita dalam bersosialisasi baik secara langsung atau melalui medsos dan berita online. Dengan adanya kesadaran kita akan menyebarkan berita sesuai kejadian aslinya maka hidup kita akan tenang. Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *