Jalan Jalan Ke Stasiun Kota Jakarta

Jalan Jalan Ke Stasiun Kota Jakarta Sebelum dan Sesudah Jumatan sudah saya lakukan hampir mau satu tahun ini. Karena kenapa coba ? hehehehe karena tempat kerjaku dekat dengan pemberhentian kereta itu. Jadi mau ga mau saya harus melewati stasiun kota.

Jalan Jalan Ke Stasiun Kota Jakarta sempat jadi malas juga kenapa masjid untuk jumatan jauh banget!. Memang di daerah kota untuk masjid yang besar jarang karena disana kebanyakan pertokoan dan pusat perdagangan segala jenis barang yang ada di Kota Jakarta Barat

Ok kita kembali ke topik ya teman – teman, bisa dilihat semua bentuk dari stasiun kota berbentuk bangunan tua semuanya. Ini memang digunakan sejak penjajahan Belanda, dari atapnya, bentuk temboknya semua mengikuti jaman penjajahan. Jadi tidak heran ada yang sebut stasiun kota tua.

Untuk masalah fasilitas jangan tanya deh semuanya lengkap dari mulai tiket elektronik, cetak tiket, reservasi, online, alfa, indo mart juga ada, cfc, mc donalds, roti, kedai kopi. Kalau mau lebih merakyat coba keluar stasiunnya sebelah kanan dekat perkantoran BNI disitu banyak makanan.

Dah diluar stasiun untuk makanannya banyak sekali dari mulai gorengan, gado- gado, ayam penyet, pecel lele, nasi rames dan untuk minumannya pun pervariasi. Jangan lupa waspada juga dengan barang bawaan ya karena yang namanya copet ada dimana- mana juga.

Baca Juga : Ombak Besar dan Mengerikan Di Samudra Hindia Pantai Pangandaran

Kita kembali ke dalam Stasiun didalam begitu banyak sekali fasilitas dari cek karcis plus pintu masuk menuju kereta, tempat beli tiket elektronik melalui komputer. Nah khusus untuk kereta Jabodetabek itu disebut computerline tujuan akhirnya ya di stasiun kota ini.

Nah sedangkan untuk pemberangkatan luar Jabodetabek misal ke Bandung, daerah Jawa itu pintu masuknya sebelah kiri kalau dari arah pintu masuk arah Mangga Dua. Harus keluar dulu ada baiknya nanya ke satpan kalau tidak tahu.

Kalau kalian mau bepergian ke Jakarta lewat Stasiun kota ini sangat banyak kendaraan baik umum atau online dari mulai ojek sepeda sampai bustway sudah tersedia. Kalau mau ke Monas, Blok M bisa pake transjakarta, kalau mau ke Duvan dan Ancol bisa pake angkutan kota jurusan Tanjung Priuk

Kalau mau belanja ke Gelodok saran saya mening pake ojek sepeda saja atau jalan kaki, kalau untuk borong di Mangga Dua bisa pakai ojol atau angkot. Jadi semuanya sudah terhubung atau terintegrasi satu sama lain kalau mau bepergian ke tempat lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *