APAKAH VIRUS CORONA / COVID-19 ITU AZAB? BAGAIMANA KITA MENYIKAPINYA!

VIRUS CORONA ITU AZAB?

Oleh : Ayat Priyatna Muhlis (Pembimbing Haji & Umroh Percik Tours)
Jln. Taman Citarum No. 9 Bandung Jawa barat.

VIRUS CORONA ITU AZAB? Dalam hadits shahih, Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang thaun (wabah menular), Rasululah Saw. bersabda :
كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللهُ عَلَى مَنْ يَّشَآءُ فَجَعَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِيْنَ مَامِنْ عَبْدٍ يَكُوْنُ فِى بَلَدٍ يَكُوْنُ فِيْهِ وَيَمْكُثُ فِيْهِ لاَيَخْرُجُ مِنَ الْبَلَدِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لاَيُصِيْبُهُ إِلَّا مَاكَتَبَ اللهُ لَهُ إِلاَّ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرٍ شَهِيْدٍ {رواه البخارى}
“THAUN (wabah menular) itu menjadi AZAB yang Allah turunkan kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah menjadikan RAHMAT bagi kaum muslimin. Tidak ada seorangpun yang menderita wabah menular, lalu dia bertahan di tempat tinggalnya (LOCKDOWN) dengan sabar dan mengharapkan pahala serta mengetahui bahwa dia tidak terkena musibah melainkan karena Allah telah mentakdirkan (kebaikan) kepadanya, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mati syahid”. (HR Bukhari, Sahih al-Bukhari, 8/127)

Kesimpulan Tentang Virus Corona/ Covid 19.

  1. THAUN atau wabah menular (seperti virus korona / COVID 19) itu adalah AZAB bagi kaum kafir atau ahli maksiat, dan RAHMAT bagi kaum muslimin.
  2. Bersikap SABAR dan HUSNUDZAN kepada Allah SWT, serta meyakini-Nya sebagai TAKDIR dari-Nya.
  3. Ketika terjadi wabah menular, kita diperintahkan untuk LOCKDOWN / isolasi / karantina selama wabah tersebut belum mereda, dengan tujuan agar tidak DIBAHAYAKAN dan MEMBAHAYAKAN orang lain, sebagaimana sabda Nabi,
    لاَضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ
    “Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain” (HR. al-Daraquthni, Sunan al-Daraquthni, 4/228)
  4. Dilarang membuat PANIK orang lain, sebagaimana sabda Nabi,
    لاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُّرَوِّعَ مُسْلِمًا
    “Tidak halal bagi seorang muslim membuat panik sesama saudaranya yang muslim”. (HR Abu Dawud, Sunan Abu Dawud, 4/301)
  5. Melakukan IKHTIAR. Sebagaimana sabda Rasulullah saw,
    فِرَّ مِنَ الْمَجْذُوْمِ فِرَارَكَ مِنَ اْلأَسَدِ
    “Jauhilah penyakit kusta (menular) sebagaimana engkau lari dari kejaran singa” (HR Ahmad, Musnad Ahmad, 15/449)

Ternyata konsep LOCKDOWN itu datangnya bukan dari Cina, Itali dan yang lainnya tetapi konsep LOCKDOWN sudah ada sejak 14 abad yg lalu, yang disabdakan Rasulullah SAW dalam mengantisipasi virus mematikan.. wallaahu a’lam

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat

Baca Juga : Yakin Jantung Kita Sehat? Ini Alasan Mengapa Kita Perlu Merawat Tubuh Supaya Jantung Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *