Belajar Kehidupan Kepada Bayi Burung Laut Bernama Piper, Sebuah Film Pendek Animasi Peraih Academy Award Kategori Film Pendek Animasi Terbaik

Belajar Kehidupan Kepada Bayi

Belajar Kehidupan Kepada Bayi Biasanya saya melihat konten di Internet itu kalau tidak rangkuman Liga Inggris, Film Kartun kesayangan atau melihat tingkah laku anak binatang yang ada di beranda youtube. Ada salah satu film dengan judul besar di thumbnail disampingnya ada anak burung laut imut. Penasaran juga apa sih isi dari animasi tersebut? saya tertarik karena sinkron antara warna diantara judul tersebut yaitu warna biru mendominasi.

Saat melihat film pendek tersebut saya tertarik dengan cerita dan pemilihan tokoh yang ada di sana. Kenapa harus burung? Juga kenapa harus banyinya yang dijadikan hiro-nya. Kenapa harus ada binatang umang (kata orang sunda) yang harus jadi role modelnya. Disinilah hebatnya yang mebuat film animasi pendek ini. Hanya memerlukan 6 menit untuk menyampaikan pesan keseluruh dunia.

Sutradara : Alan Barillaro, Musik : Adrian Belew, Perusahan : Pixar Animation Studios, Produksi : Walt Disney Studios, Distributor Walt Disney Studios dan Motion Pictures, Tanggal Rilis 17 Juni 2016, Durasi 6 Menit, Negara : Amerika Serikat, Bahasa : Inggris. Saya yakin ide untuk membuat animasi tersebut dipikirkan bisa jadi tahunan makanya menjadi hasil karya yang sangat bagus dan dapat piala Academy Award.

Animasi pendek ini bercerita tentang isi perut. Dimana bayi burung laut yang bernama Piper ingin makan dan minta kepada induknya supaya dibawakan makanan hasil dari tangkpan induknya. Bagusnya dicerita ini si induk burung itu tidak serta merta langsung ngasih ke pada bayinya, tapi disuruh turun ke pantai langsung berbaur dengan burung dewasa dan mencari makanan kerang sendiri.

Awalnya si Piper menolak dan minta induknya untuk menangkap kerang dan memberikan langsung ke mulut dia. Namun induknya tidak menggubris, Piper perutnya keroncongan dan mau tidak mau harus turun ke pantai berbaur bersama yang lain untuk cari kerang. Tidak di dunia Manusia ternyata di dunia binatang juga kalau baru memulai sesuatu penuh semangat dan tidak tahu baik buruknya langsung tancap gas.

Piper Si Bayi Burung Laut

Piper dapat kerang satu dari hasil tangkapannya pada saat bersamaan ada ombak yang datang semua burung laut yang lain menyingkir dulu ke dataran tinggi, sedangkan Piper tidak tahu dan akhirnya kena deh sama ombak tersebut. Dia akhirnya trauma sama yang namanya ombak dan tidak mau menginjakan kaki ke pantai lagi. Disinilah peran induk si Piper berperan dengan telaten menyuruh anak nya pergi kepantai.

Baca Juga : Cara Membuat Slideshow Foto Di Instagram Carousel Untuk Pemula Sangat Mudah Menggunakan Aplikasi Canva Gratisan

Mungkin kalau dibahasakan manusia “ayo nak cari makan sanah banyak sekali rizki bertebaran dilaut cari tau bagaimana cara mendapatkannya nanti kamu bisa dan tau sendiri”. Dia tidak mau dan ingin di suapin terus tapi induknya malah pergi dan mau tidak mau si Piper harus ke pantai untuk mencarai makanan. Dia ngumpet diantara bebatuan dan melihat target dan dapat kerang satu. Tapi pas mau di makan ombak datang.

Akhirnya lari terbirit- birit menghindari ombak ngumpet diantara tunpukan rumput laut. Dia tidak sadar kedua kaki menginjak umang- umang disana, dia bertemu dengan induk dan anak umang sampai memperhatikan apa sih yang dikerjakannya. Ternyata umang tersebut sedang mencari makan terampil sekali mereka begitu juga anak umang tersebut dia sudah bisa mencari kerang kecil untuk dimakan.

Terampil sekali keluarga umang tersebut, saat bersamaan datang ombak dan keluarga kelomang menggali pasir ke dalam sehingga tidak terkena ombak. Sontak secara reflex Piper menggali pasir sehingga tubuhnya setengah masuk kedalam lumpur. Saat air laut menenggelamkan tubuhnya anak kelomang ngasih tau ” heyy lihat dengan matamu banyak kerang yang muncul dan kamu bisa tau dimana dia bersembunyi” begitu kira kira.

Disanalah mulai Piper mengetahui trik bagaimana cara menangkap kerang di laut dan dia langsung memperaktekannya dan akhirnya apa yang terjadi! dia bisa dan terbiasa menangkap kerang dengan jumlah banyak bahkan bisa ngasih kepada burung laut yang lainnya. Piper bahagia begitu juga induknya dan tak lupa juga piper berterimakasih pada anak kumang dan induknya.

Kesimpulan Cerita Piper

Dari kisah disana sudah bisa kita simpulkan dari sisi lebih luas bahwa apapun kesulitan kalau kita mempunyai tekad kuat dan kerja keras pasti akan ada hasilnya dan harus diingat bahwa hasil itu tidak akan berbohong, asal kita kerja keras ya. Kalau dilihat lebih spesifikasi lagi bahwa kita haru mengajarkan kepada anak kita atau kepada yang lebih muda sifat mandiri dan tidak gampang menyerah akan suatu hal.

Ini yang di lakukan induk nya kepada Piper mengarahkan dia untuk terus berani dan berusaha akan sesuatu dan melihat perkembangan piper sejauh mana dia menguasai terhadap sesuatu. Induknya tidak marah saat Piper salah dan jatuh dia membiarkannya supaya tau rasanya bagaimana sakitnya apabila salah langkah. Di Indonesia sebagian besar orang yang sukses juga tadinya diterpa masalah dan akhirnya bisa bangkit.

Kisah Piper si anak burng laut yang mendapatkan penghargaan Academy Award bagi saya sangat inspiratif sekali sederhana tapi kena dan hampir semua orang di dunia mempunyai persoalan yang sama hanya bagaimana cara masing masing bisa menyelesaikannya. Dengan obat obatan untuk menyelesaikan masalah? ternyata tidak banyak yang meninggal dan masalahnya tentu tidak selesai disana karena nama baiknya tercoreng.

Tentu dengan berusaha dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Besar yang dapat menuntun kita semua ke jalan bagaimana menyelesaikan masalah. Dan jangan lupa juga untuk sedekah supaya cepat diijabah apa kemauan kita oleh Alloh Subhanahu Wataala. Mudah- mudahan bermanfaat bagi semuanya khususnya bagi penulis. Jika ini manfaat mohon share ke orang lain supaya dapat wasilah untuk semuanya. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *